Thursday, December 18, 2014

Honeymoon : The Introduction



Sebenernya ini udah postingan hampir dua bulan lalu, tapi baru kepikiran buat dituangkan kedalam tulisan baru-baru ini aja karena dikhawatirkan umur semakin lanjut dan kami semakin lupa detail-detail perjalanan bulan madu kami. mumpung masih agak inget.
So lets start waaaaaaay back dari beberapa bulan yang lalu, jauh sebelum kami memutuskan tanggal pernikahan. Lebih tepatnya sekitar bulan Januari-Februari tahun 2014. 
Awal tahun 2014 itu kami memang memutuskan akan menikah, lebih tepatnya akan menikah di akhir tahun. Namun kami belum memutuskan tanggal bahkan bulannya. Kami hanya pengen kawin di akhir tahun. titik. 
Dan sebagaimana pasangan muda yang hendak menikah, topik-topik seputar pernikahan pun mulai hangat di bahas, segala yang indah-indah deh pokoknya, termasuk tentang destinasi bulan madu. Mulai dari kota-kota kecil eksotis di benua eropa, sampai road trip dari perth ke sydney. Entah kenapa, kami berdua sepakat untuk tidak mendatangi negara-negara oriental, dan Bali juga tidak menjadi pilihan buat kami. 
Jadi akibat insepsi-insepsi ide ke otak calon suami, beliau pun akhirnya semangat juga buat cari-cari tiket ke negara tujuan dan yang paling tepat (negara bule tapi tetep stays on budget) adaalaaahh... australia!! Akhirnya, sebelum tanggal pernikahan, sebelum menentukan gedung, sebelum mulai jahit-jahit kebaya, dan sebelum segala kerempongan kawinan terjadi, hal pertama yang kita dapetin dalam seluruh rangkaian pernikahan akbar ini adalah TIKET HONEYMOON : Jakarta - Melborne (via KL) - Sydney - Goldcoast - Sydney - Bali - Jakarta. 

fun fact:
1. kenapa kita pilih ostrali? Jadi ceritanya, waktu jaman pacaran dulu, kita pernah liburan bareng, dan itu ke Phuket. walaupun cuman Phuket yang mirip-mirip Bali tapi lebih nista dikit, itu lumayan nge set standar liburan kita sih.. dan kita juga jadinya keukeh pengennya ke negara-negara bule.hahaha. Karena Amerika ga mungkin, dan eropa kemahalan, yasutra australi laaaah.
2. kenapa rutenya ribet begitu? calon suami saya pada waktu itu requestnya bahkan road trip! pertama-tama doi ngerayu road trip dari perth ke sydney yang langsung di tolak dengan pertanyaan "emangnya jatah cuti kamu berapa hari?" *senyum* . Akhirnya untuk meminimalisasi biaya dan memaksimalisasi waktu, kita putuskan bahwa ga perlu ke perth dan kita hanya akan mengunjungi melbourne, sydney, dan goldcoast. Via lowcost carrier. 
3. Mengapa urutan rutenya begitu? Itu karena Highlight liburan ini adalah goldcoast. Konon katanya goldcoast itu pusat hiburan australia dengan theme parknya i.e. Dream world, warner bross movie world, dan lain-lain di seantero kota. Jadi, sydney dengan niat napak tilas mempelai wanita yang dulu pernah bermukim di sana (duile, 2 minggu doaaang), melbourne adalah bonus, dan goldcoast adalah gongnya!
4. Terus kenapa mesti tetep ke bali dulu? Okay, jadi ceritanya pasangan saya ini rajin sekali survey harga tiket, cek hari nya, tanggal nya, jam nya, maskapainya, juga asal keberangkatan. Dan setelah bolak balik jungkir balik ngecek, goldcoast-sydney-bali-jakarta lebih murah dari goldcoast-jakarta. Kenapa tidak dijajal saja?! Alasan kedua, kami memutuskan untuk kebali dulu untuk istirahat total dari perjalanan panjang yang pastinya melelahkan. Kami sudah niat di bali hanya untuk istirahat dan spa berdua. Dan apparently twas best decision, after rough last day in sydney (but more on that later).

Berikut ini kira-kira itinerary ringkes berdasarkan tiket yang kami pegang:
25 november 2014, 07.00
Jakarta - kuala lumpur

25 november 2014, siang (lupa jam nya)
Kuala lumpur - melbourne

28 november 2014, pagi
Melbourne - sydney

1 december 2014, sore
Sydney - goldcoast

4 december 2014, malem
Goldcoast - sydney

5 december 2014, sore
Sydney - bali

7 december 2014, sore
Bali - jakarta

Fhiuhhhhh. Masih inget rupanya. Gotta jog my memory harder on the next post tho. :s


Friday, June 27, 2014

Bali: the leftover

front row - El Kabron, Pecatu
fot the sake of a checked itinerary - Pura Bedugul, Bedugul
 a sunset snap - Potato Head, Seminyak
"we love sun and sea, but not the sand" - Potato Head, Seminyak

 just a random signs along the road, Bingin
under water kiss, Pavilion Hotel Kuta 

margarita on daylight at weekday - El Kabron, Pecatu
at this bar random locals stick and drunk together - Alleycats, Kuta

Thursday, March 13, 2014

March

I can't believe it is March already. that time of the year, at least for me. 
I didn't blog a lot on late February, nor on early March. But I think this post can still be considered as a greeting to this month, and also a quick update.
HELLO MARCH!
not so much a progress on scholarship department, neither on fitness department.
I was having my TPA (potential academic test) and TOEFL on 5 and 6 March, that consumed all of my time and energy. 
lucky for me, even though i took both tests yesterday, I already have both of the scores their need to pass this stage, and I'm hoping nothing goes wrong with it.

On a fitness department, I try to change my goal. which is more focus on living a healthy life instead of getting skinny or losing weight. hitting gym regularly, cut some carbs, infused water, juicing, and cut snacks are my daily aspiration. 
Haven't hit the boredom yet, thank God for that. so I guess everything still in a pretty good place.
I also try the organics, like chia-seeds, organic veggies, and oats. Let see if they are any good.

Work stuff starting to consume my time, so I haven't got any chance to travel, but I already bought plane tickets and hotels for mid year  Bali getaway.
A one week getaway with ER. 
I can't wait to sleep, eat, rave, and repeat. Like we just did last year at the end of the year. :) (I'll fill you with details about this holiday later okay.)

I told you earlier that March is kind of that month of the year rite? It is actually because last year many important events happened in this month, which is:
1. My little niece Jessica born in March
2. I met my boyfriend and we officially dated.
dont you think it is something? Well, it definitely something and thus, to me this March bring me something to celebrate about.  i used to hate the first semester of the year (you know January, February, March, April, May, and June), and in loved with the rest of the year. But March brought something to balance things out, and now I'm starting to feel good about this year :)

Cheers to another good days.





Sunday, February 9, 2014

Glimpse of last friday night




first, me and le boyfriend went to a new upscale bar slash restaurant named Hyde in Kemang. I've been bugging my boyfriend to go there since i dont know when. but we never had a chance until last friday night.

I've been really curious about their dessert named Choco Soil and to me, it was a satisfactory. i like it!
and i also try their special cocktail named Sip and Go Naked, the name is overrated though. I can barely taste the alcohol in there.



After Hyde, we went to another bar named Cowboys Kemang, the name a little bit tacky in my opinion, but the interior brought my to Cowboys era in America, also their customer are mostly a foreigner. Decided to not drinking, I only ordered sparkling water. Highlight about this bar, there was a band playing, even though it started late at nite.



Monday, February 3, 2014

wake up call

just when i feel this urge of a little brag about going abroad pursue my scholarship, i stumbled into this page and found this:

“Now listen, you who say, ‘Today or tomorrow we will go to this or that city, spend a year there, carry on business and make money .’ Why, you do not even know what will happen tomorrow. What is your life? You are a mist that appears for a little while and then vanishes. Instead, you ought to say, ‘If it is the Lord’s will, we will live and do this or that.’ As it is, you boast and brag. All such boasting is evil.” James 4:13–16

such a wake up call to remain humble and full of hope. 


Waiting in vain

    Matthew 26:39 
    He went on a little farther and bowed with his face to the ground, praying, “My Father! If it is possible, let this cup of suffering be taken away from me. Yet I want your will to be done, not mine.” 
Beberapa minggu ini, dan sepertinya sampai beberapa hari kedepan, perasaan saya pasti bener-bener tidak karuan, mood pun mau tidak mau jadi terpengaruh dan jadi super sensitif. Saya rasa ini ada hubungannya dengan proses seleksi beasiswa ADS / AAS yang sedang saya jalani. Detik-detik menunggu pengumuman yang tidak pasti kapan, menunggu kiriman email yang entah isinya diterima atau tidak, dan hal-hal seperti tersebut sebelumnya benar-benar menyiksa! Ini yang benar-benar dinamakan waiting in vain.

Ya, saya memang meng-submit diri saya untuk mengikuti seleksi penerimaan beasiswa Australia Award, tepat pada tanggal 18 juli 2013, yang merupakan hari terakhir pendaftaran beasiswa AAS. Tanpa berharap banyak, dan tanpa memberitahukan ke keluarga maupun ke teman-teman saya kalau saya sedang apply beasiswa. Alasannya? Jujur, karena saya takut gagal. Dan seiring berjalannya waktu, saya tidak berharap terlalu banyak dengan beasiswa ini, apalagi dulu teman-teman IALF sering cerita kalau AAS memang lebih mudah, tapi saingannya sangat banyak. 

Bulan pun berganti dan tanpa adanya pengumuman apa-apa dari AAS, saya pun lupa sama sekali dengan aplikasi saya. Sampai pada akhirnya di pertengahan bulan Desember tetangga datang mengantarkan surat dari panitia AAS yang datang dan dititip pada beliau karena pada saat itu rumah kosong. Dengan tangan gemetar saya buka amplop putih itu, dan ternyata isinya menyatakan kalau saya masuk dalam Shortlist, disertai dengan jadwal Tes IELTS dan wawancara JST pada bulan Januari. Puji dan syukur saya panjatkan. Karena masuk shortlist membuka jalan saya selangkah lebih dekat dengan mimpi saya. (dan denger-denger, bagian tersulit untuk mendapat beasiswa AAS ini adalah justru tahap ini).

Akhirnya memasuki tahun 2014, saya mulai mempersiapkan diri saya menghadapi tes IELTS tanggal 9 dan 11 Januari dan interview JST pada 16 Januari. Fokus saya pun lebih ke IELTS karena menurut saya yang harus dipelajari banyak: reading, writing, speaking, dan listening. Banyak sekali cobaan dari mulai mencoba belajar sampai pada hari H tes. Seperti iblis lagi mencoba mengusik emosi dan mood saya menghadapi tes. Dan memang saya sempat down pada hari H, tapi saya mencoba mengatasi mood saya dan menyelesaikan tes yang ada dihadapan saya.

Seminggu kemudian, pada tanggal 16 Januari 2014, saya menghadapi interview JST. Cobaan kembali datang karena minggu itu adalah dimana sedang diadakan Rapat Kerja Nasional BPN 2014 di Ancol dan saya menjadi panitianya. Malam sebelum interview, saya tidak baca apa-apa, saya bahkan tidak tahu apa yang harus saya persiapkan, sehingga akhirnya pada saat interview, menurut saya kurang memuaskan. bahasa inggris yang digunakan seadanya, dan saya sempat lupa universitas yang saya ingini. hadeuh.

Nah, baru-baru ini hasil tes IELTSkeluar dan ternyata saya masih mendapat band 7 (yeay!) walaupun terdapat band 5 pada materi writing. tapi setidaknya itu masih masuk kategori lolos IELTS. jadi sekarang saya tinggal bergantung pada hasil interview JST, apakah saya berhasil memikat kedua interviewer saya atau tidak.

Sekarang setiap kali saat mendengar maupun melihat apapun yang berbau Australia, hati saya pasti sedikit ketar-ketir dan pikiran saya kembali ke aplikasi beasiswa saya. Saya tidak pernah menginginkan sesuatu sampai seperti ini. Banyak hal yang saya rela korbankan untuk keinginan saya yang satu ini, tapi saya tahu kalau saya harus berserah dan mengembalikan ini kepada Tuhan. Karena sebagai manusia, segala usaha yang saya harus lakukan sudah saya lakukan, dan saya tidak dapat melakukan apa-apa lagi selain berdoa dan menunggu pengumuman yang sepertinya akan keluar dalam minggu-minggu ini. 

So.., Your will be done. 


Monday, January 27, 2014

have i thankyou, boyf?

Boyfriend, have I thank you enough?
for always there to catch me when I fall
for always listening to my inner-child's ego
for always support me when I feel discouraged
for always there with me to live a little
but knows better about my limit.

Boyfriend, have I thank you enough?
for giving me little surprises
for keeps fulfilling my needs
for drive me anywhere whenever I dont want to.
and pick me anywhere whenever I am

Boyfriend, have I thank you enough?
for spoiling me rotten,and teaching me goods.
for a life-lesson and sometimes a tough-love.
for every times, dimes,
and silver iphone 5s.

have I?


this post dedicated for my ERMTS. love you!





Disclaimer: I don't own any pictures on this site unless otherwise stated. I get most of them from miscellaneous sites. if it yours and you want it down, do tell.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...