Sebenernya ini udah postingan hampir dua bulan lalu, tapi baru kepikiran buat dituangkan kedalam tulisan baru-baru ini aja karena dikhawatirkan umur semakin lanjut dan kami semakin lupa detail-detail perjalanan bulan madu kami. mumpung masih agak inget.
So lets start waaaaaaay back dari beberapa bulan yang lalu, jauh sebelum kami memutuskan tanggal pernikahan. Lebih tepatnya sekitar bulan Januari-Februari tahun 2014.
Awal tahun 2014 itu kami memang memutuskan akan menikah, lebih tepatnya akan menikah di akhir tahun. Namun kami belum memutuskan tanggal bahkan bulannya. Kami hanya pengen kawin di akhir tahun. titik.
Dan sebagaimana pasangan muda yang hendak menikah, topik-topik seputar pernikahan pun mulai hangat di bahas, segala yang indah-indah deh pokoknya, termasuk tentang destinasi bulan madu. Mulai dari kota-kota kecil eksotis di benua eropa, sampai road trip dari perth ke sydney. Entah kenapa, kami berdua sepakat untuk tidak mendatangi negara-negara oriental, dan Bali juga tidak menjadi pilihan buat kami.
Jadi akibat insepsi-insepsi ide ke otak calon suami, beliau pun akhirnya semangat juga buat cari-cari tiket ke negara tujuan dan yang paling tepat (negara bule tapi tetep stays on budget) adaalaaahh... australia!! Akhirnya, sebelum tanggal pernikahan, sebelum menentukan gedung, sebelum mulai jahit-jahit kebaya, dan sebelum segala kerempongan kawinan terjadi, hal pertama yang kita dapetin dalam seluruh rangkaian pernikahan akbar ini adalah TIKET HONEYMOON : Jakarta - Melborne (via KL) - Sydney - Goldcoast - Sydney - Bali - Jakarta.
fun fact:
1. kenapa kita pilih ostrali? Jadi ceritanya, waktu jaman pacaran dulu, kita pernah liburan bareng, dan itu ke Phuket. walaupun cuman Phuket yang mirip-mirip Bali tapi lebih nista dikit, itu lumayan nge set standar liburan kita sih.. dan kita juga jadinya keukeh pengennya ke negara-negara bule.hahaha. Karena Amerika ga mungkin, dan eropa kemahalan, yasutra australi laaaah.
2. kenapa rutenya ribet begitu? calon suami saya pada waktu itu requestnya bahkan road trip! pertama-tama doi ngerayu road trip dari perth ke sydney yang langsung di tolak dengan pertanyaan "emangnya jatah cuti kamu berapa hari?" *senyum* . Akhirnya untuk meminimalisasi biaya dan memaksimalisasi waktu, kita putuskan bahwa ga perlu ke perth dan kita hanya akan mengunjungi melbourne, sydney, dan goldcoast. Via lowcost carrier.
3. Mengapa urutan rutenya begitu? Itu karena Highlight liburan ini adalah goldcoast. Konon katanya goldcoast itu pusat hiburan australia dengan theme parknya i.e. Dream world, warner bross movie world, dan lain-lain di seantero kota. Jadi, sydney dengan niat napak tilas mempelai wanita yang dulu pernah bermukim di sana (duile, 2 minggu doaaang), melbourne adalah bonus, dan goldcoast adalah gongnya!
4. Terus kenapa mesti tetep ke bali dulu? Okay, jadi ceritanya pasangan saya ini rajin sekali survey harga tiket, cek hari nya, tanggal nya, jam nya, maskapainya, juga asal keberangkatan. Dan setelah bolak balik jungkir balik ngecek, goldcoast-sydney-bali-jakarta lebih murah dari goldcoast-jakarta. Kenapa tidak dijajal saja?! Alasan kedua, kami memutuskan untuk kebali dulu untuk istirahat total dari perjalanan panjang yang pastinya melelahkan. Kami sudah niat di bali hanya untuk istirahat dan spa berdua. Dan apparently twas best decision, after rough last day in sydney (but more on that later).
Berikut ini kira-kira itinerary ringkes berdasarkan tiket yang kami pegang:
25 november 2014, 07.00
Jakarta - kuala lumpur
25 november 2014, siang (lupa jam nya)
Kuala lumpur - melbourne
28 november 2014, pagi
Melbourne - sydney
1 december 2014, sore
Sydney - goldcoast
4 december 2014, malem
Goldcoast - sydney
5 december 2014, sore
Sydney - bali
7 december 2014, sore
Bali - jakarta
Fhiuhhhhh. Masih inget rupanya. Gotta jog my memory harder on the next post tho. :s



