Showing posts with label Food and Beverage. Show all posts
Showing posts with label Food and Beverage. Show all posts

Sunday, February 9, 2014

Glimpse of last friday night




first, me and le boyfriend went to a new upscale bar slash restaurant named Hyde in Kemang. I've been bugging my boyfriend to go there since i dont know when. but we never had a chance until last friday night.

I've been really curious about their dessert named Choco Soil and to me, it was a satisfactory. i like it!
and i also try their special cocktail named Sip and Go Naked, the name is overrated though. I can barely taste the alcohol in there.



After Hyde, we went to another bar named Cowboys Kemang, the name a little bit tacky in my opinion, but the interior brought my to Cowboys era in America, also their customer are mostly a foreigner. Decided to not drinking, I only ordered sparkling water. Highlight about this bar, there was a band playing, even though it started late at nite.



Thursday, November 28, 2013

7 days challenge

Hari ini saya memutuskan untuk membuat food journal setiap harinya. Ini penting. Karena setiap hari, hampir setiap malam saya tutup dengan perut yang kenyang.. dan perasaan yang bersalah. Bersalah pada dompet dan tentunya pada diri saya sendiri yang artinya akan semakin gemuk. Apalagi, hampir setengah dari uang yang saya habiskan untuk konsumsi larinya untuk makan cemal cemil dan minum-minum yang kurang bergizi dan sarat dengan artificial sugar. Oh.. sungguh tiada ampun.

Jadi, menurut saya solusi yang paling tepat adalah dengan membuat food journal. Setiap harinya, saya akan menutup hari saya dengan menuliskan apa saja yang saya konsumsi pada hari tersebut, seberapa besar atau banyak kuantitasnya, bagaimana rasanya dan tentunya harga yang harus saya bayar untuk itu semua. 

Pasti hasilnya akan mengerikan. Tapi inilah yang harus saya lakukan jika ingin menjadi lebih bijak dalam menentukan pilihan.

Food journal ini akan memberikan saya banyak pelajaran, yang pertama adalah untuk menghemat pengeluaran saya untuk makanan, karena dengan adanya journal ini, saya tetap keep track akan apa yang saya makan, dan rencana saya kedepannya apakah makanan ini tetap layak untuk di pesan lagi di kemudian hari atau tidak, dan apakah pengeluaran saya (di bagian makanan dan minuman) ini sebanding atau tidak dengan pendapatan saya.

Yang kedua tentunya memberikan efek kepada diri saya sendiri, yaitu memberi pengaruh terhadap kesehatan saya dan diet saya, karena semakin lama saya pasti akan lebih bijak dalam memilih makanan yang penting bagi tubuh saya. Atau setidaknya, saya dapat menyeimbangkan antara  junkfood  yang masuk dengan makanan sehat lain. Keseimbangan pun diperoleh. 

Yang ketiga, memberikan sesuatu untuk di baca dari blog ini. Mengingat intensitas menulis berkurang drastis, ide menuangkan Food Journal sehari-harinya saya rasa cukup brilliant. Dan mungkin akan banyak journal-journal lain yang akan mulai saya tuangkan. Tetapi, untuk saat ini fokus saya adalah pada Food Journal, yang akan dimulai besok diiringi dengan 7 days challange. 

Trims. Ciao.

Monday, February 27, 2012

Sweet tooth

As my bio said, i am a dessert maniac. From the cheap 'gulali abang-abang' to a high tea with a fancy dessert. I'm a sucker to desserts. No matter how full i am, there's always another corner in my tummy for anything sweets. these picture is some of my dessert for this last few days taken by my iphone a second before I munch them..

some of it
i am not a take-a-photo-first kinda eater, because a eat them right away. so these was the lucky few.

Wednesday, November 30, 2011

Melipir untuk Berpikir

Funfact #1 bagi saya toffee nut latte adalah minuman mahal paling kampung yang paling enak.  

Sendiri duduk di salah satu pojok coffee shop (yeah.. starbucks) bukan merupakan hobi atau rutinitas saya, tapi sebagai loner sejati, saya menikmati aktivitas saya yang satu ini. Aktivitas yang semakin sering saya lakukan dalam rangka starbucks christmas tradition untuk mengumpulkan sticker sampai 25 sticker untuk mendapatkan Planner 2011. (Okay i know, this is way too geek).


Sebenarnya saya berada di tempat ini saat ini karena saya merasa otak saya sedang tidak mampu diajak multitasking, dimana saya harus menyetir, mengambil keputusan teramat besar, browsing di internet, dan berbicara dengan orangtua saya di telfon. Yaa, siapapun juga saya rasa tidak mampu. Jadi, saya pun belok ke starbucks terdekat untuk melakukan semua yang harus saya lakukan. so here i am, with my favorite bev,  and sit nicely in the corner,.

Saya mulai meminum minuman kesayangan saya ketika saya membuka laptop saya, online, dan mulai menghubungi orang tua saya. Ya, saya sedang berada dalam posisi yang sulit, yang membutuhkan pertimbangan-pertimbangan lain di luar diri saya. Kalut. 

Saya meminum kembali minuman dingin dihadapan saya.. Jadi maka dari itu saya tadi memutuskan untuk melipir ke starbucks untuk berpikir mengenai keputusan yang akan saya ambil, melakukan perbandingan pros dan cons, menelfon orang tua saya, browsing untuk melakukan perbandingan, dll dll hingga akhirnya saya memutuskan, adalah hal yang terlalu gegabah untuk mengikatkan diri saya dalam suatu  perjanjian jual beli. Ya, saya mundur. Bye bye investasi. 

Minum saya belum setengah saya minum ketika saya berpikir bahwa ternyata, manusia itu memang harus memikirkan masak-masak segala keputusan yang akan dia ambil. Memang kadang-kadang dalam mengambil suatu keputusan manusia butuh tutup mata, tutup telinga, secuil kenekatan dan langkah tegak yang spontan. Dan memang segala keputusan yang manusia ambil, baik itu keputusan kecil yang sepertinya remeh temeh sesimpel belok ke kanan atau pun kekiri (sesimpel memutuskan untuk melipir dan berfikir seperti sekarang), maupun keputusan besar yang sifatnya lifetime, setiap keputusan manusia apapun itu sama-sama dapat mengubah hidup seorang maupun banyak manusia. Sebenarnya saya tidak pernah  mengkategorikan diri saya sebagai manusia spontan, saya juga bukan orang yang selalu memikirkan apa yang saya lakukan. Biasanya, dalam mengambil suatu keputusan apabila itu mendesak, saya akan mengambil keputusan dalam keadaan gegabah, panik, dan tanpa berpikir panjang. Seperti halnya hari ini dimana saya berada dalam keadaan mendesak yang hampir membuat saya mengambil keputusan jangka panjang.. to lease an apartment! Seperti yang saya sudah ungkit diatas, saya yakin membeli sebuah apartment bukan merupakan hal yang salah, dimana hal tersebut merupakan investasi jangka panjang yang sebagai rakyat golongan menengah, kita harus menjadi golongan yang kuat dan mampu dengan memikirkan investasi jangka panjang, dan salah satu bentuknya adalah harus mampu memiliki tempat tinggal sendiri (well yeah, saya sedang membaca Ligwina Hananto's book Untuk Indonesia yang Kuat: 100 Cara untuk Tidak Miskin, and this book pretty much fascinate me in many ways). Tetapi, tanpa berpikir panjang, hampir saja saya mengikat beli sebuah apartment di bilangan kebayoran lama, tanpa berpikir mengenai cicilan, bunga, lokasi, lantai, view, dll dll. terdengar horor bukan? thus, after contemplating everything: I canceled the deal.

Minum saya sudah hampir habis ketika saya menyadari bahwa saya tidak menyesal dalam keputusan yang saya ambil sekarang ini. Saya sudah melipir untuk berpikir (i love it when it rhymes) dengan segala pertimbangan-pertimbangan yang ada. Selain itu karena memang saya akui ada hal yang janggal dalam diri saya apabila saya terburu-buru mengambil keputusan seperti tadi. Ya, mungkin yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan hanyalah kemantapan hati. Baik keputusan besar yang berarti di kehidupan kita, keputusan kecil yang remeh temeh, keputusan spontan, maupun keputusan yang penuh dengan pertimbangan, satu hal yang paling penting dan menjadi panduan kita dalam melangkah hanya lah kemantapan hati, membuat segala rintangan seakan tak berarti (again, I love it when it rhymes :) )

Monday, April 11, 2011

Trial and error. And failed. Twice.

I know, my title is a very sad for a blog post. But that exactly what i've been through. It was not a very important matter though, i was initially trying to make a nice cute delicious macaroon, and all i got was a failure. Twice.





First trial
The error is when i stir the dough with a mixer and it become foamy, after that i put the almond and sugar and STILL mix them all together with the mixer until the foamy dough back to watery. Thats totally wrong. When the dough become foamy, i should have stopped the mixer and mix them with almond and sugar by hands.

Second trial
Okay, when i try for the second time i tried to be extra careful with the mixture. And when i put them to the baking sheet, they was so pretty, i had a good feeling about this one. But when i put them on the oven, i close the oven entirely, because on my recipe theres nothing said about that so i close them. And they were burnt and crispy and dont have a feet that macaroon suppose to have.
I should follow the first recipe i used, that i have to leave the oven door slightly ajar. *sigh*


For summary, i failed. Twice. I'm so gonna buy a dozen of macaroon. Pay back.







Tuesday, January 18, 2011

When Potatoes Meats the Cheese

Well, Hello!
I currently has nothing to do. yes, I'm back to the old time where DVDs and internet connection were my best friend. (a long sigh here). So I was thinking, why not be creative during this free time. I want to be a good cook, so i went straight to the kitchen and played a little bit here and there. and... voila, a new dish just been invented. actually I don't really know if it is new  or anything, all i knew is i love potatoes, and i love minced meat, so i boiled potatoes, and cut it into dices, and put the beef. and to pretty-ing things up, i poach an egg, and added a little dices of cheese. here is the picture..


Oh.. actually i forgot to spread the cheese when i took the first photo, but the good thing is that way, i can show you that the eggs poached perfectly so the yolk is came out and spreads like an eruption. here is the picture after i spread the dices cheese:


Now it is perfect. and the taste is also perfect!! I think it is an accomplishment for the day :) its time to eat the rest of Potatoes meats the cheese. (I dont really know whats the name of this dish so i just created a catchy name hihi)

drooling already? make your own.. it's easy.
Toodles.
xxx, Nady.

Disclaimer: I don't own any pictures on this site unless otherwise stated. I get most of them from miscellaneous sites. if it yours and you want it down, do tell.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...